Bagaimana kita menyikapi kabar burung, termasuk berbagai komentar tentang seseorang ? Jawabnya sederhana (meski tak mudah), yakni: tabayyun.
Tabayyun berasal dari kata tabayyana yatabayyanu tabayyunan. nah kata tabayyun itu adalah mashdar (tabayyunan) atau kata benda. bayyana artinya menjelaskan, tabayyun artinya saling konfirmasi.
Allah sendiri, yang memerintahkan Rasulullah Muhammad SAW, agar mengajarkan tabayyun. Di Surah Al Hujurat, Allah mengingatkan pentingnya melakukan tabayyun, sekaligus memperingatkan manusia agar tidak melakukan perbuatan sesat. Seperti bertikai dan membiarkan pertikaian, dan menghentikan upaya memperolok-olok orang lain. Apapun tujuannya.
Allah berfirman, “Sesungguhnya kaum muslim itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat”. Allah juga berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang memperolok-olok)…..
Janganlah kamu saling mencela satu dengan sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”.
Allah juga mengingatkan seluruh insan beriman: Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha peneriba tobat, Maha Penyayang.
Semua firman Allah di dalam Surah Al Hujurat itu, mengingatkan kita untuk sejauh-jauhnya menghindari perbuatan hina. Mulai dari bermusuhan, mengolok-olok, berprasangka, dan bergosip. Karena bergosip atau menggunjingkan orang lain, laksana memakan daging jenazah saudara sendiri.
Perintah untuk tabayyun atau rekonfirmasi, dikeluarkan Allah, karena sedemikian bahayanya gosip alias rumors alias prasangka buruk itu. Berbahaya, karena gosip, rumors, dan prasangka buruk itu merusak tatanan sosial kemasyarakatan manusia. Lalu, merobohkan peradaban dan akhlak manusia, sehingga akhirnya, manusia terjebak menjadi kawanan hewan ganas yang saling terkam dan saling membinasakan satu dengan lainnya.
Kini, di tengah hiruk pikuk kesimpang siuran berita mengenai keberadaan HPA di Indonesia, sebaiknya kita mencari informasi tidak hanya satu arah saja, tetapi dari arah yang lain juga agar kita tidak terjerembab ke dalam lembah kefasikan. Kita, tentu tak hendak demikian. Karena kita tunduk dengan apa yang diperintahkan Allah untuk melakukan rekonfirmasi.
Dalam konteks itulah Allah berseru dalam firman-Nya: “Wahai orang-orang yang beriman ! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa berita (informasi), maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan sesuatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu, itu.”
Mudah-mudahan kita termasuk orang yang mau menerima hasil tabayyun. Karena dengan demikian, kita akan menjadi orang yang terbebas dari buruknya kefasikan yang zalim.
Pages
Rabu, 01 Juni 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AQUARIUM
hamsters imoet
Popular Posts
-
Meskipun kita belum tentu tiba di usia senja, namun tetaplah harus optimis menjalani hari, misteri Sang Pencipta selalu ada, yang kemudian ...
-
Di dalam sebuah kamar bercat merah jambu, menangislah seorang anak muda belia, pelan namun lama kelamaan semakin mengeras. Sudah beberapa k...
-
Di Hongkong, ada grup dance yang seluruh personelnya adalah TKI (tenaga kerja Indonesia) yang merantau di negeri itu. Jadwal manggung m...
-
Cinta... Aku datang hanya membawa cinta... Cinta yg hadir dengan penuh mesra.. Yang ingin dipeluk mu sepenuh jiwa.. Cintaku bukan cinta...
-
Kehidupan adalah sebuah anugerah besar yang diberikan Allah SWT kepada kita , yang hanya datang satu kali sepanjang masa . Maksudnya kita ...
-
TIPS PACARAN JARAK JAUH Diposkan oleh Chiko at 04.04 Pacaran jarak jauh itu bisa menyenangkan atau membuat kita menderita bahkan sampai k...
-
Merayu istri dan bercanda dengannya di saat santai berduaan. Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam selalu bercanda, tertawa dan merayu istri-...
-
Begitu banyak maksiat dilakukan oleh manusia. Para wanita pamer aurat tanpa mau berusaha untuk mengenakan jilbab dan menutupnya dengan sempu...
-
Ada yang menarik ketika salah satu sahabatku di Bogor dalam status Facebook-nya menulis "Menapaki jalan kenangan bersama suami, ya All...
-
Sesuatu yang tak mungkin kulepas Sesatu yang tak mungkin kudapatkan lagi Sesuatu yang sangat berharga di hidupku sesuatu yang terkait dengan...
About
Diberdayakan oleh Blogger.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar