Pepatah ini sederhana saja, "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit" Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang , yaitu : bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? yaitu, bila disertai dengan secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan kita.
Saya akan memulai dari diri saya sendiri melakukan tindakan-tindakan ringan namun bernilai tinggi itu. Kuawali saja dengan senyuman, sesudah itu kalau senyuman itu sudah menjadi kebiasaan yang disukai orang lain, maka akan kulanjutkan dengan tindakan kecil yang lainnya. Bagaimana dengan Anda sobat......???
Pages
Selasa, 15 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AQUARIUM
hamsters imoet
Popular Posts
-
Meskipun kita belum tentu tiba di usia senja, namun tetaplah harus optimis menjalani hari, misteri Sang Pencipta selalu ada, yang kemudian ...
-
Apa itu cinta, dan bagaimana definisnya dan apa keinginan cinta itu sendiri, ternyata manusia selalu menerjemahkan sesuai dengan selera dan...
-
Di dalam sebuah kamar bercat merah jambu, menangislah seorang anak muda belia, pelan namun lama kelamaan semakin mengeras. Sudah beberapa k...
-
Pagi yang bersemangat karena tanggal merah dan week end membuatku bahagia. Bagaimana tidak, aktifitasku yang padat mulai hari senin hingga ...
-
Berlatarkan lampu – lampu jalanan. sok wanita jelita. Membuat buyar la Duduk terpaku ses omunan pejalan. Karena melintasi senja...
-
Di Hongkong, ada grup dance yang seluruh personelnya adalah TKI (tenaga kerja Indonesia) yang merantau di negeri itu. Jadwal manggung m...
-
Aksi BMI Hong Kong menuntut haknya Meski jumlah BMI menduduki peringkat teratas di Hong Kong, namun hal tersebut bukanlah prestasi yang m...
-
Penulis sedang bergambar bersama Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid di Hongkong, 6 Oktober 2007 Banyak Tenaga Kerja Wanita ...
-
“Aku ingin istri yang cantik Ma, yang pintar dan bisa enak diajak diskusi, nyambung ketika bicara dan mudah dibawa masuk ke dalam acara kel...
-
Begitu banyak maksiat dilakukan oleh manusia. Para wanita pamer aurat tanpa mau berusaha untuk mengenakan jilbab dan menutupnya dengan sempu...
Blog Archive
-
▼
2011
(294)
-
▼
Februari
(18)
- Ceramah Ustad Cilik Attar Musharih
- puisi
- bijak
- kata kata bijak
- pepatah lama
- GARAM DAN TELAGA
- cerita sore.......
- kesahku
- jerihatan hatiku
- keluarga dalam pandangan islam
- tips bertengkar secara islami
- sayangilah aku untuk selamanya
- menjadi ibu nikmat sekaligus berat
- ibu teladan
- indahnya ta'aruf secara islami
- asi
- rumahku adalah surgaku
- KELUARGA DALAM MASYARAKAT ISLAM
-
▼
Februari
(18)
About
Diberdayakan oleh Blogger.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar